Thursday, October 11, 2012

G-30-S

Berikut beberapa uneg-uneg mengenai peristiwa G-30-S (Courtesy YS)

Kelemahan penyelidikan-penyelidikan tentang G-30-S terdahulu terletak pada titik tolak mereka: dugaan bahwa pasti ada dalang di balik gerakan itu. Menurut hemat saya tidak ada "otak" utama, apakah ia berupa seorang tokoh, ataukah suatu gugus rapat orang-orang yang terorganisasi mengikuti pembagian kerja serta hierarki kewenangan yang jelas. G-30-S menjadi bersifat misterius justru karena tidak ada
nya pusat pengambilan keputusan yang tunggal. Seseorang yang paling dekat dengan para penggerak inti pada saat aksi berjalan, Supardjo, dibingungkan dalam hal siapa pemimpin gerakan ini yang sesungguhnya. Seperti dikemukakan Supardjo, tokoh pusat dalam G-30-S, sejauh tokoh itu ada, ialah Sjam. Namun Sjam berfungsi sebagai penghubung antara Aidit dan para perwira progresif. Ia menjadi pusat karena kedudukannya yang di tengah-tengah, bukan karena penguasaannya atas semua kekuatan di dalam G-30-S. Aidit bertanggung jawab atas personil-personil PKI yang terlibat dalam G-30-S, sedangkan Untung, Latief, dan Soejono bertanggung jawab atas personil-personil militer. Dua kelompok ini melibatkan diri dalam sebuah aksi yang, karena ketiadaan pilihan lain, mengubah perantara mereka menjadi si pemimpin. Sjam adalah seorang mediator yang perlahan-lahan hilang: ia mempertemukan kedua kelompok itu untuk melancarkan aksi tapi tidak dalam posisi untuk memimpin mereka begitu aksi tersebut dimulai. Ia tidak seperti seorang jenderal militer yang bisa memimpin komplotan kup dari awal sampai akhir, seperti cara Kolonel Qasim melakukannya di Irak pada 1958, atau Kolonel Boumedienne di Aljazair pada 1965. Sekali aksi telah menyimpang dari rencana dan para peserta aksi harus berimprovisasi, mereka pun berpencaran ke arah yang berbeda-beda. Kekacauan dan ketidakjelasan G-30-S akhirnya melumpuhkan gerakan itu sendiri dalam menghadapi serangan balik Suharto yang tak terduga. Tidak adanya pusat itulah yang membikin bingung peserta G-30-S saat itu, dan terus membikin bingung para sejarawan yang berusaha memahami gerakan ini.
 
... Tak akan ada gunanya menulis buku ini seandainya saya menambahkan "/PKI." Akhiran tersebut mencerminkan jawaban terhadap pertanyaan siapa yang mendalangi gerakan itu. Ia adalah simbol pernyataan: "PKI mendalangi G-30-S." Apabila jawaban itu didukung oleh bukti-bukti tak tersangkal dan secara luas diterima sebagai fakta historis maka kita tidak perlu mengajukan pertanyaan tentang dalang lagi. 
 
Kita bisa tutup buku dengan G-30-S. Tapi banyak sejarawan yang belum menerima jawaban tersebut, atau jawaban lain, sebagai sesuatu yang final, karena terdapat begitu banyak aspek yang aneh, tak terjelaskan tentang G-30-S. Banyak orang Indonesia bingung dengan G-30-S dan berharap menemukan lebih banyak informasi tentangnya. Pemerintah dapat mencoba menulis sejarah dengan keputusan resmi. Tetapi memastikan bahwa setiap penyebutan G-30-S harus diikuti dengan "/PKI" tidak akan mencegah orang untuk bertanya-tanya tentang arti kedua istilah yang harus mereka kaitkan itu: Apa itu G-30-S? Apa itu PKI? Dan bentuk hubungan seperti apa antara kedua istilah yang ditandai dengan garis miring tersebut?
~John Roosa, "Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto"
 
Satu perdebatan mengenai peristiwa G-30-S adalah bagaimana aksi itu harus disebut. Persoalan terminologis (peristilahan) seperti ini tentu saja penting, sebab berkaitan dengan cara pandang kita terhadap peristiwa itu.

Selama ini G-30-S biasa dilukiskan sebagai usaha kudeta (coup d'état). Sebuah buku yang dikeluarkan rezim Orde Baru diberi judul "The Coup Attempt of the September 30th Movement in
Indonesia (Usaha Kudeta Gerakan 30 September)". Atau buku yang terbit pada tahun 1994, "Gerakan 30 September: Pemberontakan Partai Komunis Indonesia". Kudeta, kata serapan yang tampaknya dari Perancis itu, agaknya sinonim dengan istilah pemberontakan. Bagi orang Jawa, pemberontakan memiliki pengertian yang sama dengan 'mbalelo', melawan penguasa. Film propaganda rezim yang dikeluarkan pada 1984 malah diberi judul "Pengkhianatan G-30-S/PKI". Menurut dokumen CIA, sebagaimana dikutip John Roosa, istilah 'coup' secara teknis benar jika diartikan sebagai "gebrakan politik yang kuat dan mendadak", tetapi istilah 'coup d'etat' tidak tepat karena G-30-S "bukan merupakan gerakan untuk menumbangkan Sukarno dan/atau pemerintah Indonesia yang sudah ada. Pada hakikatnya ini merupakan pembersihan dalam pimpinan Angkatan Darat, yang bertujuan untuk melakukan perubahan-perubahan tertentu di dalam kabinet."

Dan memang G-30-S tidak bertujuan untuk mendongkel kekuasaan Presiden. Tidak ada fakta yang mengarah ke situ. Satu-satunya aksi yang bisa diartikan menentang kekuasaan Presiden adalah pengumuman radio tentang "Dengan djatuhnja segenap kekuasaan Negara ke tangan Dewan Revolusi Indonesia, maka Kabinet Dwikora dengan sendirinja berstatus demisioner". Tetapi pada waktu itu memang terdapat perpecahan di antara para pimpinan G-30-S, terutama setelah Presiden menyatakan suatu sikap yang tidak dapat mendukung aksi mereka sehubungan dengan pertumpahan darah yang telah terjadi, meskipun Presiden juga tidak menghukum mereka. Syam, pimpinan Biro Chusus PKI, berpendapat revolusi harus tetap jalan meskipun tanpa dukungan Presiden. Tetapi para perwira pimpinan G-30-S ingin mematuhi perintah presiden untuk menghentikan pertumpahan darah dan menyerahkan kepada Presiden untuk mengambil langkah apa saja yang dipandang perlu. Brigjend. Supardjo, penghubung para pimpinan G-30-S dengan Presiden, tidak mendikte syarat-syarat tertentu kepada Presiden. Mereka tidak ingin 'pengrevolusioneran' yang mereka lakukan berubah menjadi pemberontakan.
 
 

Tuesday, October 9, 2012

Tips Herbal

Photo: “Secara tradisional buah kersen/talok digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat,rebusan daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik."
Belajar Hidup Sehat
Buah Kersen/Talok/Keres
Secara tradisional buah kersen/talok digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat,rebusan.
Daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik.

Photo: "Daun Asam Jawa mengandung bahan yang berfungsi sebagai anti radang, membantu mengeluarkan keringat, dan menghilangkan sakit antara lain rematik. Caranya 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus. Cara pemakaian, hasil tumbukan dikompreskan ke bagian yang sakit."
Belajar Hidup Sehat
Buah Asam

Daun Asam Jawa mengandung bahan yang berfungsi sebagai anti radang, membantu mengeluarkan keringat, dan menghilangkan sakit antara lain rematik. Caranya 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus. Cara pemakaian, hasil tumbukan dikompreskan ke bagian yang sakit.

Photo: "khasiat buah jambu air - mendongkrak sel darah putih sbg anti bodi terhadap virus didalam tubuh sehingga tubuh tidak gampang sakit."
Belajar Hidup Sehat
Jambu air
Khasiat buah jambu air - mendongkrak sel darah putih sebagai anti bodi terhadap virus didalam tubuh sehingga tubuh tidak gampang sakit.

Photo: "Ternyata daun meniran itu mempunyai banyak sekali manfaat daya sembuh diantaranya untuk radang Ginjal, anyang-anyangen, gejala batu ginjal. Caranya setengah genggam daun meniran ditambah 3 gelas air direbus tinggal tiga perempatnya kemudian di tambah madu diminum 2 x sehari."
Belajar Hidup Sehat
Daun Meniran

Ternyata daun meniran itu mempunyai banyak sekali manfaat daya sembuh diantaranya untuk radang Ginjal, anyang-anyangen, gejala batu ginjal. Caranya setengah genggam daun meniran ditambah 3 gelas air direbus tinggal tiga perempatnya kemudian di tambah madu diminum 2 x sehari.

Photo: "Selain tape singkong, mengkonsumsi tape ketan putih atau tape ketan hitam juga bisa mengobati ambeien,bahkan ambeien yang sudah parah sekalipun. Konon ragi yang terkandung pada tape bisa menyehatkan pencernaan dan saluran pembuangan."
Belajar Hidup Sehat
Tape
Selain tape singkong, mengkonsumsi tape ketan putih atau tape ketan hitam juga bisa mengobati ambeien,bahkan ambeien yang sudah parah sekalipun. Konon ragi yang terkandung pada tape bisa menyehatkan pencernaan dan saluran pembuangan. 
 

Monday, October 8, 2012

Class Stories

Minggu kedua dalam medio Oktober,,
sudah tiga minggu sejak hari pertama aku mulai mengajar sejarah di SMA GIBS,,
beragam metode dan model pembelajaran sudah aku praktikan,,
hasilnya Alhamdulillah cukup memuaskan dengan karakteristik siswa yang heterogen terutama suku mereka yang bervariasi :))

Awal pembelajaran sebelum kelas dimulai, aku membuat komitmen belajar dengan siswa melalui KOntrak belajar Sejarah (History Learning Contract) agar mereka disiplin dan menyadari kewajiba dan hak-hak mereka dalam belajar.

Minggu pertama sebagai kelanjutan dari program Himmah (semacam masa orientasi) aku memberi tugas membuat silsilah keluarga mereka agar mereka mengatahui dan paham betul nazab mereka,,
hasilnya sangat bervariasi,,
beberapa simpulan yang dapat saya peroleh diantaranya:
1. masih banyak keluarga dan daerah yang kurang sukses mengaplikasikan program KB,,
   Banyak diantara siswaku yang memiliki saudara lebih dari lima orang
2. masih banyak juga siswa yang belum tahu secara utuh silsilah dan keturunan keluarga mereka,,
   kebanyakan merupakan hasil kawin campur dari berbagai suku,, misalnya: Arab, Pakistan, Batak,    Aceh, Bugis, dan Dayak,, bahkan banyak dari mereka sebenarnya masih memiliki keturunan ningrat,,
3. secara tidak langsung mereka juga telah mampu untuk melakukan heuristik sebagai tindak lanjut   pembelajaran pada Bab 3,, silsilah keluarga tersebut juga digunakan sebagai dasar mereka untuk  melakukan pembelajaran aktif pada Bab 2 tentang folklor :D
4. mereka juga tengah belajar membuat mind map atau skematik untuk memudahkan mereka belajar dan memahami pelajaran

Minggu kedua aku menggunakan metode point to point feat Bamboo Dancing mengingat sebagian besar dari mereka menyukai musik. Alhamdulillah, tidak ada siswa yang mengantuk atau malas-malasan belajar sejarah. Mereka sangat aktif untuk menambah point. Otomatis, minat belajar siswa meningkat. mereka juga jadi gemar membaca dan membuat rangkuman ala mereka sendiri. Pembeljaran minggu berikutnya dilanjutkan dengan Ulangan Harian I dengan hasil yang cukup, meskipun masih banyak yang remedial :P :D

Dank U studenten,,
belajar lagi yah,, sebenarnya kalian mampu hanya saja masih kurang teliti :D :P


Saturday, October 6, 2012

Fisrt School

Paduan suara SMA GIBS
Laporan pemimpin pleton
Pengibaran Sang Saka Merah Putih
Siswa GIBS pada Upacara perdana

Babad Tanah Jawi dan Majapahit

Di buku-buku sejarah, sebagaimana yang sudah umum kita terima, disebutkan bahwa pendiri kerajaan Majapahit adalah Raden Wijaya. Sementara, kitab Babad Tanah Jawi menyebutkan Raden Sesuruh yang mendirikan kerajaan Majapahit. Jika Raden Wijaya yang kemudian bergelar Çri Kertarajasa Jayawardhana berasal dari wangsa Rajasa (keturunan Çri Ranggah Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok) dan menantu sekaligus calon pengganti dari Raja Kertanegara, penguasa Singasari yang terakhir, maka Babad Tanah Jawi menyebutkan Raden Sesuruh adalah putera mahkota Pajajaran yang terusir karena pemberontakan Siyung Wanara yang juga disebutkan bernama Arya Banyak Wide (sebuah nama yang tak asing dalam versi resmi sejarah berdirinya Majapahit, tapi bukan putera Pajajaran seperti yang disebutkan dalam Babad Tanah Jawi, melainkan Bupati Sumenep yang juga bernama Arya Wiraraja). Dan Singasari, sebagaimana juga Majapahit, berada di Jawa Timur, sedangkan Pajajaran di Jawa Barat. 
Maka, apakah penulis Babad Tanah Jawi cuma mengarang, sebab ia pasti bukan seorang sejarawan yang memandang perlu penelusuran terhadap sumber-sumber sejarah yang otentik? Bukankah dengan demikian "pemalsuan sejarah" juga punya riwayat yang panjang: bukan saja dilakukan oleh pemerintah Orde Baru, tapi juga sejak penulisan Babad Tanah Jawi di masa Mataram Islam, sebab cerita-cerita yang berkembang di masyarakat (cerita rakyat) juga banyak yang didasarkan pada cerita-cerita di dalam Babad Tanah Jawi?
Babad Tanah Jawi memang berisi sejarah Jawa, yang antara lain tentang garis keturunan raja-raja Mataram, dari Nabi Adam hingga Panembahan Senapati sang pendiri Mataram Islam, yang terasa tak masuk akal dan kaya akan dongeng atau takhayul alias fiktif. Tapi kita memang tak seharusnya melihat masa lalu dengan kacamata masa kini. Kalau dalam perspektif modern, orang akan dengan tegas menolak yang palsu dan karenanya mengenal konsep "pemalsuan sejarah", maka kita mungkin bisa mencari makna yang lain dari apa yang ada ketimbang harus melulu melihat apa yang ada itu sebagai asli atau palsu, realita atau fiktif. Dalam cerita tentang pendirian Majapahit oleh Raden Sesuruh, ada yang menarik. Raden Sesuruh membuka sebuah daerah yang kemudian disebut Majapahit setelah memperoleh petunjuk dari seorang kakek pertapa yang bernama Ki Ajar Cemara Tunggal, yang sesungguhnya adalah jelmaan puteri Pajajaran nan cantik jelita yang melarikan diri. Raden Sesuruh jatuh cinta pada puteri yang menjelma Ki Ajar itu, yang ternyata Sang Puteri adalah leluhur dari Raden Sesuruh sendiri. Sang Puteri kemudian mengghaib dan hanya terdengar suaranya bahwa ia akan pindah ke lautan pasir untuk mengepalai segala jenis mahluk halus dan kelak akan menemui Raden Sesuruh dan keturunannya kalau sudah menjadi raja. Ki Ajar yang juga puteri Pajajaran inilah yang kemudian dikenal sebagai Nyi Rara Kidul. Sedangkan raja-raja Mataram seperti Panembahan Senapati dan Sultan Agung memperistri Nyi Rara Kidul ini. Babad Tanah Jawi memberi legitimasi bagi raja-raja Mataram, yang merupakan keturunan dari Ki Gede Pemanahan, seorang kepala daerah yang tak lebih besar dari kabupaten, melalui mitos Nyi Rara Kidul: Nyi Rara Kidul hanya diperistri oleh keturunan Raden Sesuruh, sehingga raja-raja Mataram yang bukan dari trah Demak dan Pajang tapi sanggup mengawini Nyi Rara Kidul juga berhak atas tahta, sebab masih merupakan trah Majapahit..

*YS 

Sunday, September 30, 2012

Khasiat Daun Katuk

Di Indonesia daun katuk sudah terkenal dikalangan ibu-ibu terutama untuk melancarkan air susu ibu (ASI), serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.
Khasiat Herba Daun Katuk:
1. Melancarkan air susu ibu (ASI)
2. Menyembuhkan bisul, demam, dan darah kotor
3. Membangkitkan vitalitas seks
4. Mencegah osteoporosis
5. kandungan Vitamin C
6. Senyawa utama tubuh untuk pembuatan kolagen (protein berserat pembentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Juga untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal
7. Mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza
8. Sumber vitamin A yang cukup baik. Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit
9. Memiliki kadar kalsium yang tinggi
10. Kaya senyawa yang dapat meningkatkan mutu dan jumlah sperma, serta membangkitkan vitalitas seksual. Terdapat tujuh senyawa aktif yang merangsang produksi hormon-hormon steroid dan senyawa eikosanoid
11. Daun katuk kaya akan klorofil, paling banyak diantara jenis tanaman lain. Klorofil membersihkan jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabotisme, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia. Turunan klorofil feoditin berfungsi sebagai antioksidan. Turunan lainnya chlorophyllide menggali ke dalam sel atau jaringan dan mengangkat senyawa hidrokarbon, seperti pestisida, timbunan obat, parasit, bakteri, bahkan virus dari dinding sel serta mengeluarkannya dari dalam tubuh.
Selain daun katuk masih banyak bahan herbal yang sangat bagus untuk kesehatan di negeri kita ini, sepertihalnya pada kulit manggis, dengan kemajuan teknologi yang menunjang penelitian, ternyata kulit manggis bisa dijadikan obat herbal multi khasiat yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit kronis.

Wednesday, September 19, 2012

Aneka Tips

hahahai lama sekaleh yak saya tidak update postingan di blog,,
well,,
sekarang mari kita apdet dulu info berbagai tips dari pengalaman-penglaman pribadi saya selama menjadi ibu rumah tangga hehehe

1. Tips mengiris dan mengulek bawang
Ibu rumah tangga yang hobbi masak pasti tahu dong aneka bawang. Kalo kita kebanyakan ngupas    pasti bikin pedih dimata. Begitu juga ketika kita sedangmengulek. Nah, agar mata kita terhindar dari rasa pedih, sebaiknya Anda menyiapkan lilin di depan Anda. LIlin dalam kondisi menyala akan menimbulkan asap. Asap inilah yang akan menghalangi rasa pedih dimata ketika mengiris atau mengulek bawang.

2. Tips menjemur pakaian
Jika Anda berencana mengenakan pakaina yang sama selama dua hari sekaligus. Ada baiknya pakaian yang akan Anda kenakan esok harinya itu selepasdipakai langsung dijemur atau diangin-anginkan agar bau keringat mengilang. Baru kemudian, keesokan harinya Anda bisa memakainya kembali dalam keadaan yang lebih baik :D

3. Tips agar semangka lebih awet
Anda penggemar semangka jika ingin semangka Anda awet, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyimpan semangka di dalam lemari pendingin. Agar tidak cepat layu, langkah kedua berilah lapisan plastik di atas semangka yang telah diiris tersebut dan simpan kembali di dalam lemari pendingin. :))

4. Tips agar labu siam tidak gatal
Saya orang yang jarang sekali hampir tidak pernah memasak labu siam. Rasanya ingin mencoba saja resep masakan ini semoga suami saya suka :)) nah, saya punya tips sedikit ne hasil dari gugling en nanya sana-sini. jadi, agar labu siam tidak gatal, sebaiknya setelah diiris-iris berilah sedikit garam, remas-remas, lalu diamkan sejenak. Setelah itu, baru cuci dengan air bersih. Mirip seperti hendak membuat olahan sayur (kulup) dari buah pepaya.

Saturday, August 11, 2012

Psikologi


Menurut Psikolog Laksmi Andhiyani Setiawan S.Psi
Ada 13 permintaan anak yg mungkin tidak pernah mereka ucapkan :
1. Cintailah aku sepenuh hatimu
2. Aku ingin jadi diri sendiri, maka hargailah aku
3. Cobalah mengerti aku dan cara belajarku
4. Jangan marahi aku di depan orang banyak
5. Jangan bandingkan aku dengan Kakak atau adikku atau orang lain.
6. Bapak Ibu jangan lupa, aku adalah fotocopy mu
7. Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku anak kecil
8. Biarkan aku mencoba, lalu beritahu aku bila salah
9. Jangan membuat aku bingung, maka tegaslah pada ku
10. Jangan ungkit2 kesalahan ku
11. Aku adalah Ladang Pahala bagi mu
12. Jangan memarahiku dengan mengatakan hal2 buruk, bukankah apa yang keluar dari mulut mu adalah doa bagiku?
13. Jangan melarangku hanya dengan mengatakan "JANGAN" tapi berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu

Saturday, July 7, 2012

Gali Kata : Penthol


Photo: Gali Kata : Penthol 

Penthol di Surabaya bermakna  bakso. Orang Tionghoa di Surabaya menyebut bakso itu bakwan. Tapi mereka yang memiliki akar bahasa Jawa dimanapun akan sepakat kalau penthol itu makna aslinya adalah bentuk bulatan, apakah itu di ujung tongkat, korek api atau di blangkon Jawa. Dalam prosesnya terjadi pergesaran menarik. Dari arti benda bulat di ujung menjadi sebutan atau predikat. Pentholan bermakna pimpinan.  Di Surabaya pentholan (gerombolan) ini membawa konotasi negatif. Pentholan sindikat penyelundup, pentholan penjahat. Jarang kita menyebut pentholan grup pramuka misalnya.

Dulunya (atau mungkin di daerah lain) pentholan tidak membawa konotasi negatif melainkan sekedar olok-olok. Jika anda membaca novel Pak Suparto Brata "Surabaya Tumpah Darahku" , disitu tokoh utamanya dipanggil penthol (karena gundhul) . Pengalaman lain dengan seting Surabaya berkaitan dengan penthol dapat dibaca juga di memoir Ruslan Abdulgani:
 
" Aku tidak memiliki akte kelahiran seperti yang dikeluarkan pemerintah kolonial untuk anak-anak priyayi, beberapa anak priyayi menjadi teman sekolahku di HIS Sulung, karena ayahku bukan priyayi. Kami adalah orang kampung dan sering membuat olok-olok untuk anak-anak priyayi dengan menyebut mereka "den-bei penthol", tepatnya untuk mengolok-olok model tutup kepala yang mereka kenakan".

(catatan kaki: den dan bei adalah kependekan gelar ningrat raden dan ngabei. Penthol itu sendiri merujuk pada bulatan di belakang tutup kepala dari kain yang dikenakan kaum bangsawan Jawa)

Rekonstruksi STD kali ini : makna awal penthol adalah bentuk bulatan. Karena suatu sebab mereka yang membuat tongkat memberi hiasan bulatan diatasnya. Jika bulatan diibaratkan kepala, tubuh manusia juga memilliki pentolan! Maka makna penthol bergeser ke arti pimpinan atau kepala. Geseran negatif itu sendiri kemungkinan karena olok-olok yang mendahuluinya. Untuk tradisi berpakaian paska Budi Utomo, organisasi pertama yang mendesak pemakaian bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan (ditengah desakan memakai bahasa Jawa sebagai bahasa Nasional), berpakaian ala priyayi tentunya menjadi sasaran olok-olok khususnya olok-olok kanak-kanak (yang kadang keji). 

Di tradisi Tionghoa satu jenis makanan yang berkaitan dengan "menggoreng sang penjahat" untuk mengingatkan pentingnya kesetiaan. Makanan itu adalah ca kue, yang banyak kita lihat di jajanan Surabaya. Kisah cerita, ca kue adalah nama seorang pengkhianat kerajaan yang berhasil mempengaruhi rajanya untuk membunuh jenderal setia. Sang jenderal yang sejak kecil telah ditato ibunya dengan tulisan "membela tanah air", sangat berjasa dan sedang di ujung medan perang dipanggil pulang karena isu jahat yang sampai di telinga raja tentang niatnya memberontak. Sang Jenderal sudah diperingati rekan-rekan dan bawahannya untuk tidak kembali ke ibukota karena adanya isu itu. Namun dengan penuh kesetiaan meskipun dia tahu apa yang akan terjadi, dia menghadap sang raja dan menerima hukuman mati. Berita ini begitu mengecewakan masyarakat dan mereka begitu membenci pengkhiat itu dengan membuat simbolisasi "mari kita goreng dan kita makan tubuh pengkhianat itu". Itulah kisah cakue yang kita makan. 

Apakah kisah ini sama dengan penyebutan nama penthol untuk bakso untuk mensimbolisasikan kepala penjahat atau pentolan perusuh yang suka mengganggu keamanan Surabaya?  Surabaya sempat mendapat predikat tempat yang kurang aman (menurut novel Pramoedya, pembunuh bayaran menerima pekerjaan dengan tarif rendah) . Spekulasi ini belum ada buktinya. 

Kisah seputar kata, tempat dan nama bisa berkembang "secara liar" tergantung naratornya.

Foto di sebelah menggambarkan tutup kepala seorang pembuat wayang kulit di arena pameran Surabaya  tahun 1905.
Fotografer : Kurkdjian
Foto koleksi KITLV : http://kitlv.pictura-dp.nl/all-images/indeling/detail/form/advanced/start/54?q_search_trefwoord=surabaya&f_trefwoord[0]=Javanese

Image code:  10832
Foto di sebelah menggambarkan tutup kepala seorang pembuat wayang kulit di arena pameran Surabaya tahun 1905.
Fotografer : Kurkdjian
Foto koleksi KITLV : http://kitlv.pictura-dp.nl/all-images/indeling/detail/form/advanced/start/54?q_search_trefwoord=surabaya&f_trefwoord%5B0%5D=Javanese

Image code: 10832



Penthol di Surabaya bermakna bakso. Orang Tionghoa di Surabaya menyebut bakso itu bakwan. Tapi mereka yang memiliki akar bahasa Jawa dimanapun akan sepakat kalau penthol itu makna aslinya adalah bentuk bulatan, apakah itu di ujung tongkat, korek api atau di blangkon Jawa. Dalam prosesnya terjadi pergesaran menarik. Dari arti benda bulat di ujung menjadi sebutan atau predikat. Pentholan bermakna pimpinan. Di Surabaya pentholan (gerombolan) ini membawa konotasi negatif. Pentholan sindikat penyelundup, pentholan penjahat. Jarang kita menyebut pentholan grup pramuka misalnya.

Dulunya (atau mungkin di daerah lain) pentholan tidak membawa konotasi negatif melainkan sekedar olok-olok. Jika anda membaca novel Pak Suparto Brata "Surabaya Tumpah Darahku" , disitu tokoh utamanya dipanggil penthol (karena gundhul) . Pengalaman lain dengan seting Surabaya berkaitan dengan penthol dapat dibaca juga di memoir Ruslan Abdulgani:

" Aku tidak memiliki akte kelahiran seperti yang dikeluarkan pemerintah kolonial untuk anak-anak priyayi, beberapa anak priyayi menjadi teman sekolahku di HIS Sulung, karena ayahku bukan priyayi. Kami adalah orang kampung dan sering membuat olok-olok untuk anak-anak priyayi dengan menyebut mereka "den-bei penthol", tepatnya untuk mengolok-olok model tutup kepala yang mereka kenakan".

(catatan kaki: den dan bei adalah kependekan gelar ningrat raden dan ngabei. Penthol itu sendiri merujuk pada bulatan di belakang tutup kepala dari kain yang dikenakan kaum bangsawan Jawa)

Rekonstruksi STD kali ini : makna awal penthol adalah bentuk bulatan. Karena suatu sebab mereka yang membuat tongkat memberi hiasan bulatan diatasnya. Jika bulatan diibaratkan kepala, tubuh manusia juga memilliki pentolan! Maka makna penthol bergeser ke arti pimpinan atau kepala. Geseran negatif itu sendiri kemungkinan karena olok-olok yang mendahuluinya. Untuk tradisi berpakaian paska Budi Utomo, organisasi pertama yang mendesak pemakaian bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan (ditengah desakan memakai bahasa Jawa sebagai bahasa Nasional), berpakaian ala priyayi tentunya menjadi sasaran olok-olok khususnya olok-olok kanak-kanak (yang kadang keji).

Di tradisi Tionghoa satu jenis makanan yang berkaitan dengan "menggoreng sang penjahat" untuk mengingatkan pentingnya kesetiaan. Makanan itu adalah ca kue, yang banyak kita lihat di jajanan Surabaya. Kisah cerita, ca kue adalah nama seorang pengkhianat kerajaan yang berhasil mempengaruhi rajanya untuk membunuh jenderal setia. Sang jenderal yang sejak kecil telah ditato ibunya dengan tulisan "membela tanah air", sangat berjasa dan sedang di ujung medan perang dipanggil pulang karena isu jahat yang sampai di telinga raja tentang niatnya memberontak. Sang Jenderal sudah diperingati rekan-rekan dan bawahannya untuk tidak kembali ke ibukota karena adanya isu itu. Namun dengan penuh kesetiaan meskipun dia tahu apa yang akan terjadi, dia menghadap sang raja dan menerima hukuman mati. Berita ini begitu mengecewakan masyarakat dan mereka begitu membenci pengkhiat itu dengan membuat simbolisasi "mari kita goreng dan kita makan tubuh pengkhianat itu". Itulah kisah cakue yang kita makan.

Apakah kisah ini sama dengan penyebutan nama penthol untuk bakso untuk mensimbolisasikan kepala penjahat atau pentolan perusuh yang suka mengganggu keamanan Surabaya? Surabaya sempat mendapat predikat tempat yang kurang aman (menurut novel Pramoedya, pembunuh bayaran menerima pekerjaan dengan tarif rendah) . Spekulasi ini belum ada buktinya.

Kisah seputar kata, tempat dan nama bisa berkembang "secara liar" tergantung naratornya.


Sumber: http://www.facebook.com/surabayatempodulu

Wednesday, July 4, 2012

Opening SMA GIBS

Pelepasan balon oleh Ketua dan pengurus Yayasan Hasnur Centre    

SMA GIBS melakukan opening Himmah program dan penyambutan siswa baru yang merupakan siswa perdana pada Sabtu, 30 Juni 2012 di gedung Indoor Sport . Acara tersebut diawali dengan open check in siswa pa da pukul 07.00 wita, lalu dilanjutkan dengan ceremonial pada pukul 10.00 wita. 
Nampak ketua hasnur Centre Foundation, Djamari Chaniago, melakukan pemotongan pita usai acara ceremonial di gelar di depan gedung Indoor Sport didampingi Prof. Kustan Basri, Nilawati Zulfikar beserta putra, dan Syahrani Ambaoga. 
Acara berlangsung lancar dan tertib diringi performa mars GIBS yang dinyanyikan oleh seluruh guru dan staf SMA GIBS. Terdapat pula student uniform show yaitu pengenalan seragam SMA GIBS oleh para siswa yang mewakili berikut tas akademik. 
Finally, Selamat Datang siswa-siswaku di SMA GIBS. Selamat bergabung dalam keluarga besar Hasnur Centre dan SMA GIBS. Mari berkarya dan mengukir prestasi sebanyak-sebanyaknya dari sekarang. :))

Pose pasca acara opening Himmah Program SMA GIBS di depan gedung Indoor.


Wednesday, June 27, 2012

Pendaftaran SM3T Baru

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan kembali merekrut calon peserta Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T). Pendaftaran akan dibuka secara online mulai 8 Juli hingga 21 Juli 2012. SM-3T merupakan bagian dari program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia yang diprakarsai oleh Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal PendidikanTinggi Kemdikbud. Dalam program ini, para sarjana pendidikan direkrut, dipersiapkan, dan diterjunkan di wilayah pengabdian. Selain mengajar, mereka juga melakukan kegiatan kemasyarakatan.
Tahun ini, wilayah pengabdian meliputi sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua. “Selama mengabdi, setiap bulan mereka akan mendapatkan uang biaya hidup dan asuransi kesehatan. Setelah setahun mengabdi, mereka akan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan beasiswa penuh dari pemerintah,” ungkap Abdurrahman, Ketua PPG Unnes.
Dikemukakan oleh Abdurrahman, tahun ini bersama 16 lembaga pendidiksn tenaga kependidikan (LPTK) lainnya Unnes kembali dipercaya untuk merekrut, membekali, menerjunkan peserta SM-3T, dan menyelenggarakan PPG untuk mereka.
“Berbeda dari tahun lalu, tahun ini pendaftaran dilakukan secara online di laman ksg.dikti.go.id/majubersama. Pada saat pendaftaran nanti, peserta cukup mengisis formulir yang disediakan serta mengunggah file ijazah dan foto,” kata Abdurrahman.
Tahapan berikutnya setelah pendaftaran, ungkap Abdurrahman, adalah seleksi administrasi pada 23-25 Juli, pengumuman hasil seleksi administrasi dan pengumuman jadwal tes online (26-27 Juli), tes secara online (1-4 Agustus), pengumuman hasil tes online dan jadwal wawancara (10 Agustus), wawancara (2-6 September), dan pengumuman hasil seleksi pada 15 September 2012.
Persyaratan
Apa saja syarat pendaftar SM-3T? Beberapa syarat antara lain (1) warga negara Indonesia, (2) usia maksimum 28 tahun per 31 Desember 2012, (3) lulusan program studi kependidikan S-1 empat tahun terakhir (2009, 2010, 2011, 2012) dari program studi terakreditasi (kecuali PGPAUD minimal sudah memiliki izin operasional) yang sesuai dengan mata pelajaran dan/atau bidang keahlian yang dibutuhkan, dan (4) IPK minimal 3,0.
Selain itu, (5) berbadan sehat, (6) bebas narkotik,  (7) berkelakuan baik, (8) mendapatkan izin orangtua/wali, (9) belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti Program SM-3T dan PPG, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermeterai. Peserta juga diutamakan yang memiliki pengalaman organisasi kemahasiswaan.

Sumber: unnes.ac.id 

Friday, June 8, 2012

Inlander

Dalam sejarah kolonial mungkin hanya penguasa kolonial Belanda yang membatasi penggunaan "bahasa penjajah" oleh orang pribumi. Mungkin ini yang menjelaskan kenapa kita, 17 tahun sebelum merdeka, sudah punya bahasa sendiri; tak sama dengan negara-negara tetangga seperti India, Malaysia, Filipina, atau Kamboja yang sampai hari ini memakai "bahasa penjajah". Bahasa Melayu, yang merupakan dasar dari bahasa Indonesia kini, dikuasai oleh lebih banyak orang, terutama golongan terpelajar. Pada akhir 1925 saja tercatat ada sekitar 200 surat kabar di Hindia Belanda yang memakai bahasa Melayu. Bandingkan dengan sensus tahun 1930 yang melaporkan hanya 0,3 persen dari orang pribumi (penduduk pribumi ini merupakan 97 persen dari seluruh populasi penduduk Hindia-Belanda pada waktu itu) yang bisa berbahasa Belanda. Tampaknya ada politik pemisahan (apartheid, kata dalam bahasa Belanda ini tak pernah dipakai oleh pemerintah Hindia-Belanda melainkan lebih dikenal di Afrika Selatan): bahasa yang dipakai oleh kaum nederlanders tak boleh diucapkan oleh mulut kaum inlanders yang bau durian atau petai itu..

Thursday, June 7, 2012

"Science without religion is blind, religion without science is lame."


Kutipan itu, sebagaimana kita tahu, adalah milik Einstein. Tapi kenapa ia dituduh atheis? Ia, yang mengibaratkan akal (sains) tanpa bimbingan agama adalah seperti orang buta, justru tak berpikir sejalan dengan Alkitab. Lantas, apa yang ia sebut dengan agama? Sejak kecil ia hidup dengan "dua agama": agama Yahudi yang ia warisi sebagai agama leluhurnya, namun ia juga mempelajari agama Katholik. Ia membaca Talmud (Taurat) dan Injil. Namun, baik oleh kalangan pemuka Yahudi maupun pendeta Katholik, ia dianggap sebagai suara yang mengganggu karena mengingkari kitab suci. Tapi benarkah ia telah ingkar? Ajaran yang manakah yang diingkarinya? Suaranya sangat mengganggu ketika ia mempertanyakan konsepsi pihak Gereja tentang Tuhan yang personal dan anthropomorfik (Tuhan yang berbuat seolah-olah manusia berbuat, menghukum sebagaimana manusia menghukum), yang tak masuk akal baginya. Konsepsi ketuhanan semacam ini alih-alih menjadikan agama sebagai sarana pencarian spiritualitas melalui imajinasi kreatif, justru menjadikan Tuhan sebagai fakta obyektif yang dapat dipersepsi, tentu saja persepsi Gereja sebagai pemegang otoritas keagamaan. Einstein justru mengkhawatirkan indoktrinasi yang tidak memberi ruang bagi penalaran ini akan membuat agama menjadi lumpuh..

*UW

Monday, June 4, 2012

Aida Dekking met Robot Teams Unesa

Bersama panitia Kontes Robot tingkat pelajar
Liputan Robot Perdana di Universitas Gadjah Mada (2009)
Tim Robot Unesa dalam juara I kategori KRCI Battle
Seleksi Regional IV Kontes Robot Indonesia di ITS, Surabaya


With D'Louph 'Humas Unesa'

Kerstmis 2010 in Grand City Surabaya
Tommy 'Faiz', Ayu, Aida, Sule, Iputz, en Lucia
Karaoke in Happy Puppy
Holiday in Jatim Park II
Holiday in Museum Satwa, Batu
Pose ala Kabinet :D
Liputan Logo baru Unesa di Hotel Purnama, Batu

Mijn Studenten bij SMAN 16 Surabaya

Teaching Practice in 'Skater Asik' XII-IA6
Farewell Party w/ 'Germo Mlarat' XII-IA5 in Villa Batu, Malang
Holiday in Bali
Togetherness *hugs (Niluh, Erga, Deni, Engkong 'Rinaldy', Emon, Teky, Pingky, Reza, Cholif, Nenek, Licyi, Khoirul, Tania, Nurul, Black, Irham, Dananti, Suci, Findi, Najwa, Ifa, Shintia, Chika, Zu, Satria, etc)
Agung, Raka, Didik, Ikhsan, en Robin in action
XI-IS 1 Sixteen (Dinda, Sisca, Maria, Yukeiko, Keumala, Rena, Kiki, Danu, Fachri, etc)

Aida in Verschillende Poses

Wawancara Bang Anies Baswedan saat launching 'Indonesia Mengajar' di Unesa (2011)
Wawancara Prof. Nuh, DEA dalam Pembahasan RSBI di Hotel Wquator Surabaya (2011)

GIBS Building

female Dormitory (2011, November )
Academic Building (2011, November)
Maintenance Building
GIBS on Sunday 'Smoky'

Sunday, June 3, 2012

Debu Frenz

Bang Saleem w/ Debu Frez (Kakek 'Angga', Nanda, Bang Andry, Nindi, dan Bu Neg 'Ika'
Bang Mustafa, Mbak Sari, Bunda Ning, Dinda, en Bang Saleem
Abel, Bang Saleem, nanda, Zahra, en Eka

Friday, June 1, 2012

Saya ingin Mengajar Sejarah

Saya ingin menjadi guru sejarah

Jika sampai kelak, saya tetap menjadi guru, saya hanya ingin fokus mengajar sejarah. Agar anak-anak Indonesia kelak tidak lupa dan buta terhadap sejarahnya sendiri. Sehingga tau persis bagaimana dan untuk apa bangsa ini dulu didirikan dengan susah payah oleh para founding father kita.

Saya ingin mengajar sejarah, agar kelak film-film yang kita hasilkan bukan film-film murahan, atau film sejarah yang konyol, tapi film yang berkarakter dan memiliki pesan-pesan moral yang jelas.

Saya ingin mengajar sejarah, agar kelak generasi muda kita lebih bangga terhadap negeri ini dan segala apapun yang berbau Indonesia. Bukannya membanggakan asing seperti mayoritas yang terjadi belakangan.

Saya ingin mengajar sejarah,agar kelak anak-anak muda Indonesia tau siapa itu Sukarno, Hatta, Tan Malaka, Sjahrir, Suharto, Sudomo, Agus Salim, Ki Hajar Dewantara, Diponegoro, Imam Bonjol dan lain-lain.

Saya ingin mengajar sejarah, agar kelak anak-anak muda kita dapat meneladani bagaimana jepang, amerika serikat,cina, rusia,israel, inggris, belanda dan singapore sekarang ini dapat tumbuh menjadi negara yang besar dan berpengaruh.

Saya ingin mengajar sejarah, agar kelak generasi muda Indonesia dapat mengerti benar apa itu nasionalisme, sehingga dapat membawa bangsa ini keluar dari keruwetan yang diciptakannya sendiri.

Terlebih dari semua itu, saya ingin mengajar sejarah kepada anak-anak Indonesia, bukan saja untuk mengajar masa lalu, tapi untuk memberi gambaran bagaimana masa lalu dan bagaimana kita mesti hidup di masa depan.

Saya ingin menjadi guru sejarah
 
(EY)

Monday, May 14, 2012

100 DREAMS DEE AIDA

1) bouwen van een huis in overeenstemming zijn dromen en steken hun fundamenten
2) een Business kopieerapparaat 
3) hebben een mini en zakelijke boetiekhotel + Batik moslim 
4) een Business futsal
5) een Business pulse
6) koken expert
7) experts cake
8) S2 college (if can nederlandse overzee)
9) een Business LBB
10) een Business meubilair (business verder teak dad)
11) hebben een auto sport/familie
12) een motor 
13) Hadj / Umrah
14) help broer (zuster-in-law +)
15) home verbeteringen aan Adek helpen
16) af te betalen alle schulden (moeder + man wetten)
17) eindigde kan certificaat van land zaken
18) Laat een kind care
19) hebben een zoon architechen
20) verbeteren Ik sanitaire voorzieningen in gezondheidscentra op het platteland 
21) vergemakkelijken MCK gezond in het dorp
22) Guiding Kartar GANKA met Efficient
23) stelt Moeder ontwikkelen de vaardigheden in huishoudens op het platteland (naaien, borduren, proces-afval / vuilnis) 
24) ontwikkeling home industrie (Tempe, Tape, apem, kleefrijst crispies, chips, traditionele snacks) 
25) ontwikkeling van de landbouw (verlenging en boeren rolmodel)
26) machtigen groen go in het dorp (compostvat en plaats afval geaggregeerd) 
27) Laat een kind 3-4 
28) kind te krijgen twins Boy Girl-
29) vrouwen in het bedrijfsleven onafhankelijke (geen politiek)
30) vrijwilligers voor opvoeders
31) gebouw helper Gezondheidscentrum / moederschap / Posyandu en het dorp
32) Bouw een gebied sporten (voetbal, volleybal, basketbal, badminton)
33) helpt bij het vereenvoudigen het administratieve proces
34) machtigen man massage / Sort 
35) en arme weduwe sympathiseren fakir
36) ontwikkeling en draai tpa moskee
37) het maken van de beoordeling van samenwerking en werken smart 
38) kan naaien en het ontwerpen van kleding
39) Dun en langsing
40) kan Creative Grooming 
41) kan meer modis
42) zo veel mogelijk te sparen voor de toekomst en de Old Days 
43) een slimme huis
44) hebben Read House
45) externe harde schijf koop
46) koop laptop voor jezelf
47) een motor 
48) om zaken te ontwikkelen online
49) tijd van consistente
50) houden de geest van alle tijden
51) Istiqomah Aanbidding in gebed, vasten, shodaqoh
52) hebben een boerderij 
53) met visserijbelangen 
54) hebben een plantage
55) Istiqomah sympathiseren wezen en meer