Stop Global Warming

Stop Global Warming
Pose ketika Hari Bumi 2010

Wednesday, March 5, 2014

Gaza B'day 1st Year

Goody bag dari depan
Goody bagnya jadi :)
siap dibagikan :)

isian Goody bag khas rengginang lorjuk madura :9

B'day Cake from Mama Jojo tararengkyu

make a wish w/ Amah *seadanya :P :D

Gaza

video

Dea B'day

video

Wednesday, January 8, 2014

Dekrit Presiden Gus Dur

Isi Lengkap Dekrit Presiden Abdurrahman Wahid

Jakarta, KCM

Berikut ini isi lengkap Maklumat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Juru Bicara Kepresidenan Yahya Staquf, Senin (23/7) dini hari, di Istana Merdeka, Jakarta.

Maklumat Presiden Republik Indonesia:
Setelah melihat dan memperhatikan dengan seksama perkembangan politik yang menuju kepada kebuntuan politik akibat krisis konstitusional yang berlarut-larut yang telah memperparah krisis ekonomi dan menghalangi upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang disebabkan oleh pertikaian politik kekuasaan yang tidak mengindahkan lagi kaidah perundang-undangan, apabila hal ini tidak dicegah akan segera menghancurkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Maka dengan keyakinan dan tanggung jawab untuk menyelamatkan negara dan bangsa serta berdasarkan kehendak sebagian terbesar masyarakat Indonesia, kami selaku Kepala Negara Republik Indonesia terpaksa mengambil langkah-langkah luar biasa dengan memaklumkan :
1.Membekukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
2. Mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dan mengambil tindakan serta menyusun badan yang diperlukan untuk menyelenggaran Pemilu dalam waktu satu tahun.
3. Menyelamatkan gerakan reformasi total dari unsur-unsur Orde Baru dengan membekukan Partai Golongan Karya sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung, untuk itu kami memerintahkan seluruh jajaran TNI dan Polri untuk mengamankan langkah penyelamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang serta menjalankan kehidupan sosial dan ekonomi seperti biasa. 

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridloi negara dan bangsa Indonesia.

Jakarta, 22 Juli 2001, Presiden Republik Indonesia/Panglima Tertinggi
            
Angkatan Perang KH Abdurrahman Wahid.

---
HOMEPAGE: Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---

Tips Mengajak Bayi Jalan-jalan

Lakukan trik ini agar acara jalan-jalan bersama bayi lebih nyaman, menyenangkan dan tak berujung tangisan "minta pulang." 
  • Siap dengan perubahan mendadak. Bayi Anda bisa saja tiba-tiba menangis, rewel, atau suhu badannya naik. Batalkan, atau tunda acara jalan-jalan di lain waktu.
  • Realistis. Jangan mengajak bayi jalan-jalan sehari penuh, dari pagi sampai sore. Batasi maksimal 2-3 jam, karena terlalu lama dalam gendongan atau stroller bisa melelahkan bayi.
  • Jaga emosi Anda. Bila Anda panik dan tidak nyaman saat membawanya jalan-jalan, dia akan menangis atau rewel, itu berarti ia mengajak pulang.
  • Siapkan rencana cadangan. Misalnya, di tengah jalan Anda terjebak macet, segera alihkan ke tujuan lain.
  • Sederhana. Buatlah acara sesederhana mungkin. Jangan paksakan mengunjungi beberapa tempat sekaligus. Tetapkan satu tempat tujuan saja agar bayi tidak kelelahan.
  • Kenali tempat tujuan. Anda akan gampang menemukan sesuatu yang Anda butuhkan. Misalnya, tempat menyusui, tempat mengganti popok dan baju bayi, atau baju Anda yang kotor.
  • Peralatan lengkap. Isi tas bayi dengan beberapa popok, baju ganti bayi dan Anda, kosmetik bayi, air bersih, kapas, tisu basah, tisu kering dan mainan pengalih perhatian untuk bayi.
  • Hindari tempat terlalu ramai untuk memperkecil risiko bayi tertular penyakit yang bertebaran di udara, sistem kekebalan tubuhnya masih lemah.
  • Jangan kepanasan karena kulit bayi masih sangat peka jika terpapar sinar matahari langsung di atas pukul 8 pagi.
Sumber: Ayah Bunda

Wednesday, November 20, 2013

PENYADAPAN

Konon dulu di jaman Bung Karno di medio tahun 1960an, dijaman ketika Angkatan Udara kita (AURI) adalah kekuatan dominan di asia tenggara. Di jaman pembom nuklir Tu-16 Badger masih berdinas aktif di home basenya di madiun. Kita sering iseng sama Australia. Negara benua itu dulu konon sampai gemetaran dan tidak bisa tidur nyenyak karena wilayahnya masuk dalam jangkauan radius operasional pesawat pembom strategis tersebut. Pernah juga suatu ketika Tu-16 AURI melanggar batas wilayah udara Australia, terbang menerobos jauh sampai ke tengah-tengah benua dan kemudian “membuang” rongsokan alat-alat militer kita disana. Bukan untuk mencari gara-gara, bukan untuk apa. Tapi untuk mengingatkan Australia yang dianggap Bung Karno sebagai kaki tangan neo-kolonialisme, kaki tangan Inggris, agar jangan macam-macam sama Indonesia. “Hei, Australia – hari ini kami tembus wilayah udaramu. Hari ini kami terbangkan pesawat pembom kami ke Alice spring. Berarti besok ato lusa, darwin, sydney, dan canberra sekalipun bisa kami tembus”. Apa reaksi Australia, mereka diam, mereka tidak berani protes, mereka gemetaran, lidah mereka kelu. Itulah Indonesia kita dijaman Bung Karno, itulah negara kita dijaman putra sang fajar. Sebuah jaman dimana kita jadi bangsa yang terhormat dan punya harga diri, punya gengsi serta dihormati bangsa-bangsa lain. Dan kalau sekarang pemerintah kita disadap kita diam saja, berarti memang presiden dan jajarannya perlu direvisi, perlu diganti, perlu dijatuhkan..

Monday, October 28, 2013

Predikal 'nakal'

Menjadi pendidik dan berinteraksi dengan anak-anak di negeri ini membuat saya belajar banyak hal, terutama tentang karakter anak juga 'keunikan-keunikan' mereka.
Apalagi khusus 'anak-anak perempuan saya' yang sebagian orang telah menganggapnya 'nakal'.
Sungguh menjadi tantangan tersendiri bagi saya sebagai 'emaknya'.
Hikmahnya adalah saya jadi terpacu untuk belajar banyak hal disamping parenting dan psikologi remaja.
Dari mereka saya juga belajar hal-hal baru yang belum atau tidak saya tahu sekalipun.
Saya juga bisa belajar untuk lebih 'peduli' dan lebih banyak mendengarkan, meski kadang-kadang muncul semacam perasaan bersalah karena belum bisa berbuat banyak hal untuk 'melayani dan membantu' mereka dengan baik dan tulus.
Mudah-mudahan saya tidak termasuk orang yang takut menghadapi perubahan dan malas beradaptasi pada hal-hal baru, tidak sanggup menerima kejutan dan tak mau membuka mata: bahwa tidak ada anak nakal; bahwa tidak ada cap, tak ada wadah, tak ada bentuk. Setiap orang, setiap anak unik dan indah.
Mengapa?
Karena Tuhan juga tidak seperti praduga kita.
Kita duga Tuhan hanya berbicara melalui keadaan damai dan suka, tapi Dia juga bicara lewat duka dan derita. Kita pikir Tuhan hanya bicara lewat gereja, masjid, pura, kelenteng, tapi Ia juga bicara melalui orang sesat.
Kita berharap mendengar Dia saat matahari terbit, namun Tuhan juga terdengar di dalam kegelapan pekat.
Kita berusaha mencariNya dalam kejadian-kejadian penuh kejayaan dan kemuliaan, padahal suaraNya lebih terdengar di masa-masa penuh kesulitan dan kesusahan.
Kita harus membiarkan Allah menjelaskan diriNya sendiri.
Kita juga harus memberi kesempatan kepada pasangan dan anak-anak (serta kawan, saudara dan tetangga) untuk menampilkan diri mereka apa adanya.



*terinspirasidariOpa :)