Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Friday, April 3, 2015

Tips Memilih Beras

Sebenarnya penasaran bin bingung sih yah. Ceritanya abis beli beras 10 liter di Acil langganan. Biasanya sih beras aman ajah dan selalu dapat diskon setiap pembelian. Tapi kemarin itu, gak biasanya beras yang aku beli beberapa hari tiba-tiba berubah warna menjadi kehitaman, buanya juga agak apek. Namun, sampai terakhir kali masak masih enak dan aman diperut.

Sayangnya aku belum sempat ke tempat Acil untuk minta klarifikasi (ecieh). Iyah ini penting karena menyangkut tanggung jawab penjual dan kepuasaan konsumen. Mudahan ini tidak berbahaya dan karena salah teknis. Bukan karena beras raskin yang dikomersilkan. FYI, Acil ini biasanya kulakan langsung dari petani soalnya. Positif thinking saja sambil tetap mutar otak untuk menyiasati beras yang masih sisa sekitar lima liter lagi.

Ke depan, agar lebih hati-hati lagi, mengutip dari sebuah web, maka berikut adalah beberapa cara untuk memilih beras :

Beras yang baik berwarna putih, tetapi tidak terlalu putih transparan.

Beras yang baik tidak berbau apek. Untuk itu, sebaiknya Anda mencium beras sebelum membelinya.

Beras yang baik jika digigit terasa keras dan tidak rapuh. beras yang rapuh biasanya mengandung air. Beras yang banyak mengandung air ini tidak tahan lama jika disimpan. Hal ini disebabkan ulah pengusaha beras yang nakal membasahi beras untuk menambah berat beras.

Beras yang baik jika dirasa tidak pahit. Rasa pahit ini biasanya disebabkan oleh adanya bahan pemutih yang sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Beras yang baik jika diremas dan dilepaskan lagi tidak menempel di tangan Anda. Beras yang menempel di telapak tangan Anda biasanya mengandung zat pelicin yang kurang baik bagi kesehatan Anda.

Sebagian beras yang putih memiliki kandungan gizi lebih rendah karena warna putih beras ini diperoleh dengan cara menggiling beras dua kali dengan mesin.

Sebagian beras yang putih mengatndung zat berbahaya karena ada sebagian orang yang menggunakan zat pemutih untuk memutihkan beras. 

Source: thecrowdvoice.com

Tips Merawat Baju Pesta

Morning Girls and Mommies,, 
Pada hobi ke pesta yah saya sih sebenarnya tidak terlalu suka pesta lebih suka ngumpul buat makan ajah atau nongkrong sambil sharing-sharing. Namun, bukan berarti tidak punya koleksi baju pesta loh yah. Meskipun tidak banyak dan tidak terlalu meriah yang full payet atau model bling-bling nan lebay ada beberapa koleksi yang saya punya dengan model yang simpel dengan warna-warna yang aku banget.

Sebenarnya tips ini dapat dari Ivan Gunawan a.q.a Mak Igun sih. Jadi, pertama, kalau abis mengenakan baju pesta tidak perlu langsung atau sering-sering dicuci biara tetap awet dan terjaga kaulaitasnya. Cukup diangin-anginkan saja. Kedua, jika kerah baju terkena bedak cukup dikucek sperlunya ditempat yang terkena noda. Sebaiknya menggunakan detergen cair lebih hemat dan tidak menguras tenaga. Ketiga, kadang baju terasa bau atau agak apek yah. Untuk menyiasati ini sediakan alkohol secukupnya yang dicampur dengan air di dalam wadah spray, kemudian semprotkan seperlunya. Campuran alkohol dan air ini sebaiknya hanya diracik ketika akan digunakan agar alkohol tidak habis menguap. 

Demikian, tips hari ini semoga membantu yah Dears :)

Monday, March 16, 2015

Arang untuk Baju

Hahaha agak absurd kayaknya judulnya yah :D
Btw ide ini timbul secara tidak sengaja. Awalnya pas lagi sibuk beberes rumah tiba-tiba nemu sekantong arang di bawah rak piring. Ternyata itu arang sisa dari ibu pas masih menemani aku lahiran di Banjar. Tadinya mau aku buang karena memang tidak ada rencana mau diapain. Namun seperti biasa, Babah a.q.a suamiku tercinta biasanya melarang aku membuang barang-barang di rumah dan akan mendaur ulang barang-barang tersebut. Bangga juga punya Babah kayak begitu hohoho
Akhirnya, aku lanjutin beberes rumah dan aku bersihkan sekantong arang tadi. Tak disangka, malamnya pas lagi asyik update informasi di sosmed nemu informasi tentang kebiasaan orang Jepang yang memanfaatkan arang untuk pakaian mereka. Maksudnya mereka biasanya mengambil beberapa arang dan menggantungnya di dalam lemari pakaian. Mereka percaya arang mampu menyerap racun, jamur, dan bau yang tidak sedap di dalam lemari pakaian. Apalagi jika lemari pakaian tersebut terbuat dari kayu. 
That's briliant! Tuhan selalu memberikan jawaban atas kegundahan ini pada waktu yang tepat, bahkan tidak disangka-sangka caranya. Akhirnya, eksperimen pun mulai dilakukan. Tentu saja kami sebagai partner yang baik di dalam  keluarga berdiskusi terlebih dahulu. kebetulan di kamar mandi ada bekas tempat kamper yang tidak terpakai. Berhubung kain agak susah ditemukan, alhasil tempat kamper itu adalah pasangan yang pas bagi arang. Ngecomblangin kisahnya ahahaha :D
Cara ini terbilang mudah dan murah dilakukan, apalagi bagi kami orang perantauan yang harus berhemat dalam segala hal. cara ini juga cukup efektif diterapkan pada musim hujan seperti ini, saat tiba-tiba lemari sudah dipenuhi jamur dan bau apek. Jauh sebelum kampanye global warming didengungkan, orang-orang seperti kami pun orang-orang di daerah atau yang aware dan peduli dengan lingkungan sudah menerapkan hal semacam ini terlebih dahulu. Ini sebenarnya hanya satu hal kecil yang kami lakukan sebagai bentuk rasa peduli dan cinta kami terhadap lingkungan dan bumi Allah :) 
Aku secara pribadi juga memelajari hal ini dari ibuku dan ibu mertuaku. Gen dan hobi itu menurun dengan baik kepadaku, termasuk kecintaanku terhadap toga. Ah, mimpi untuk memiliki kebun toga dan melestarikan jamu dan obat herbal masih belum terwujud. Pelan-pelan sambil merintis  mudahan dimudahkan Allah. Aamiin..

Monday, February 16, 2015

Menjaga Keawetan Jaket Kulit

Saya sebenarnya bukan penggemar barang-barang dari kulit, tapi lebih menyukai barang-barang etnik yang unik, retro, dan vintage. Barang-barang dari kulit biasanya suamiku yang lebih suka. Seperti jaket kulit kesayangannya pun sepatu. Mengingat musim hujan telah tiba tentu ini memerlukan penyesuaian dalam segala hal, tentu saja dalam hal menjaga keawetan jaket kulit Babah. 

Beberapa hari yang lalu, lemari pakaian sempat berjamur padahal sudah dikondisikan agar tetap kering dan nyaman. Jadi, agenda tiap weeken saat ini adalah bongkar-bongkar isi lemari untuk menghilangkan jamur karena lemari pakaian kami terbuat dari kayu. Lalu, kemarin saya searching info untuk menghilangkan jamur yang menempel di jaket kulit. Lumayan banyak jamurnya. Setelah saya amati ternyata jaket sempat lembab setelah dipakai barangkali terkena air hujan. Waktu itu sudah sempat dibersihkan dan diangin-anginkan padahal. Karena jamur masih membandel jadi saya siapkan beberapa bahan eksekusi dengan harapan jaket bisa kembali kinclong seperti baru. 

Bahan-bahan tersebut antara lain penginclong (apa yah istilahnya hehe) motor dan lap kering. Pertama, bahasi sedikit lap dengan air, kemudian bersihkan jaket dengan lap tersebut sampai bersih. Setelah agak kering semprotkan penginclong motor lalu ratakan di seluruh jaket. Pastikan bagian yang tidak terlihat juga di lap dengan baik yah. Finally, jemur atau angin-anginkan sebentar dan jaket sudah nampak seperti baru. Selamat mencoba :)

Tuesday, October 28, 2014

Ied Qurban 2014

Proses fermentasi daging sapi dan kambingdengan daun pepaya

Setelah semalaman di fermentasi hasilnya memang lebih lembut

Olahan kari kambing w/ XII Social G1 "13 Warriors"

Friday, October 3, 2014

Resep Es Hijau

Bahan:

  • 550 ml santan kental, dari 1 butir kelapa parut
  • 50 g tepung beras
  • 1 sdm tepung ketan
  • 4 sdm air daun suji
  • 75 g gula pasir
  • 1 sdm air kapur sirih
  • 75 g buah nangka, buang biji, iris tipis
  • 1 butir kelapa muda, keruk dagingnya
  • Es batu, serut
  • 6 sdm sirop gula merah, siap pakai

Cara membuat:


1.   Campur 300 ml santan bersama tepung beras, tepung ketan, dan air daun suji. Aduk rata hingga larut. Sisihkan.
2.   Rebus sisa santan bersama gula pasir dan air kapur sirih, sambil aduk rata perlahan hingga mendidih.
3.   Tuangkan larutan tepung ke dalam santan rebus sambil diaduk perlahan hingga mengental seperti bubur. Angkat, dinginkan.
4.   Letakkan 4 sdm bubur hijau ke dalam setiap mangkuk saji, tambahkan nangka dan kelapa muda.
5.   Tambahkan es dan sirop gula merah.
6.   Sajikan dingin.

Source: Femina


Tuesday, October 9, 2012

Tips Herbal

Photo: “Secara tradisional buah kersen/talok digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat,rebusan daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik."
Belajar Hidup Sehat
Buah Kersen/Talok/Keres
Secara tradisional buah kersen/talok digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat,rebusan.
Daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik.

Photo: "Daun Asam Jawa mengandung bahan yang berfungsi sebagai anti radang, membantu mengeluarkan keringat, dan menghilangkan sakit antara lain rematik. Caranya 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus. Cara pemakaian, hasil tumbukan dikompreskan ke bagian yang sakit."
Belajar Hidup Sehat
Buah Asam

Daun Asam Jawa mengandung bahan yang berfungsi sebagai anti radang, membantu mengeluarkan keringat, dan menghilangkan sakit antara lain rematik. Caranya 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus. Cara pemakaian, hasil tumbukan dikompreskan ke bagian yang sakit.

Photo: "khasiat buah jambu air - mendongkrak sel darah putih sbg anti bodi terhadap virus didalam tubuh sehingga tubuh tidak gampang sakit."
Belajar Hidup Sehat
Jambu air
Khasiat buah jambu air - mendongkrak sel darah putih sebagai anti bodi terhadap virus didalam tubuh sehingga tubuh tidak gampang sakit.

Photo: "Ternyata daun meniran itu mempunyai banyak sekali manfaat daya sembuh diantaranya untuk radang Ginjal, anyang-anyangen, gejala batu ginjal. Caranya setengah genggam daun meniran ditambah 3 gelas air direbus tinggal tiga perempatnya kemudian di tambah madu diminum 2 x sehari."
Belajar Hidup Sehat
Daun Meniran

Ternyata daun meniran itu mempunyai banyak sekali manfaat daya sembuh diantaranya untuk radang Ginjal, anyang-anyangen, gejala batu ginjal. Caranya setengah genggam daun meniran ditambah 3 gelas air direbus tinggal tiga perempatnya kemudian di tambah madu diminum 2 x sehari.

Photo: "Selain tape singkong, mengkonsumsi tape ketan putih atau tape ketan hitam juga bisa mengobati ambeien,bahkan ambeien yang sudah parah sekalipun. Konon ragi yang terkandung pada tape bisa menyehatkan pencernaan dan saluran pembuangan."
Belajar Hidup Sehat
Tape
Selain tape singkong, mengkonsumsi tape ketan putih atau tape ketan hitam juga bisa mengobati ambeien,bahkan ambeien yang sudah parah sekalipun. Konon ragi yang terkandung pada tape bisa menyehatkan pencernaan dan saluran pembuangan. 
 

Sunday, September 30, 2012

Khasiat Daun Katuk

Di Indonesia daun katuk sudah terkenal dikalangan ibu-ibu terutama untuk melancarkan air susu ibu (ASI), serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.
Khasiat Herba Daun Katuk:
1. Melancarkan air susu ibu (ASI)
2. Menyembuhkan bisul, demam, dan darah kotor
3. Membangkitkan vitalitas seks
4. Mencegah osteoporosis
5. kandungan Vitamin C
6. Senyawa utama tubuh untuk pembuatan kolagen (protein berserat pembentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Juga untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal
7. Mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza
8. Sumber vitamin A yang cukup baik. Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit
9. Memiliki kadar kalsium yang tinggi
10. Kaya senyawa yang dapat meningkatkan mutu dan jumlah sperma, serta membangkitkan vitalitas seksual. Terdapat tujuh senyawa aktif yang merangsang produksi hormon-hormon steroid dan senyawa eikosanoid
11. Daun katuk kaya akan klorofil, paling banyak diantara jenis tanaman lain. Klorofil membersihkan jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabotisme, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia. Turunan klorofil feoditin berfungsi sebagai antioksidan. Turunan lainnya chlorophyllide menggali ke dalam sel atau jaringan dan mengangkat senyawa hidrokarbon, seperti pestisida, timbunan obat, parasit, bakteri, bahkan virus dari dinding sel serta mengeluarkannya dari dalam tubuh.
Selain daun katuk masih banyak bahan herbal yang sangat bagus untuk kesehatan di negeri kita ini, sepertihalnya pada kulit manggis, dengan kemajuan teknologi yang menunjang penelitian, ternyata kulit manggis bisa dijadikan obat herbal multi khasiat yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit kronis.

Wednesday, September 19, 2012

Aneka Tips

hahahai lama sekaleh yak saya tidak update postingan di blog,,
well,,
sekarang mari kita apdet dulu info berbagai tips dari pengalaman-penglaman pribadi saya selama menjadi ibu rumah tangga hehehe

1. Tips mengiris dan mengulek bawang
Ibu rumah tangga yang hobbi masak pasti tahu dong aneka bawang. Kalo kita kebanyakan ngupas    pasti bikin pedih dimata. Begitu juga ketika kita sedangmengulek. Nah, agar mata kita terhindar dari rasa pedih, sebaiknya Anda menyiapkan lilin di depan Anda. LIlin dalam kondisi menyala akan menimbulkan asap. Asap inilah yang akan menghalangi rasa pedih dimata ketika mengiris atau mengulek bawang.

2. Tips menjemur pakaian
Jika Anda berencana mengenakan pakaina yang sama selama dua hari sekaligus. Ada baiknya pakaian yang akan Anda kenakan esok harinya itu selepasdipakai langsung dijemur atau diangin-anginkan agar bau keringat mengilang. Baru kemudian, keesokan harinya Anda bisa memakainya kembali dalam keadaan yang lebih baik :D

3. Tips agar semangka lebih awet
Anda penggemar semangka jika ingin semangka Anda awet, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyimpan semangka di dalam lemari pendingin. Agar tidak cepat layu, langkah kedua berilah lapisan plastik di atas semangka yang telah diiris tersebut dan simpan kembali di dalam lemari pendingin. :))

4. Tips agar labu siam tidak gatal
Saya orang yang jarang sekali hampir tidak pernah memasak labu siam. Rasanya ingin mencoba saja resep masakan ini semoga suami saya suka :)) nah, saya punya tips sedikit ne hasil dari gugling en nanya sana-sini. jadi, agar labu siam tidak gatal, sebaiknya setelah diiris-iris berilah sedikit garam, remas-remas, lalu diamkan sejenak. Setelah itu, baru cuci dengan air bersih. Mirip seperti hendak membuat olahan sayur (kulup) dari buah pepaya.

Monday, April 2, 2012

Sakit Gigi

Gigiku sakiit :'(

      Saya tidak pernah membayangkan dan tidak pernah mengalami yang namanya sakit gigi. Sejak kecil sampai saya menikah gigi saya tumbuh dengan baik. Jumlahnya 28buah yang tersusun secara rapi. Saya tidak punya gigi gingsul. Sampai suatu ketika saya pindah ke Kalimantan, tepatnya di Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Saya tipe orang yang menyukai petualangan, tetapi perpindahan ini tidak sekedar berpetualang. Saya mengamalkan ilmu yang saya timba di bangku kuliah untuk mengajar anak-anak Banua di sini. Senang rasanya menempati tempat baru dengan orang dan budaya baru. Saya belajar banyak hal dan mencoba berbaur dengan orang Banjar di sini. Meskipun rawa, saya yakin semuanya akan berkah karena sama-sama bumi Allah. 
      Hari pertama tiba di Batola, saya yang terbiasa kerasan di mana saja saya berasa sudah menikmati tempat baru saya layaknya rumah sendiri ketika di Jawa maupun Madura. Hingga suatu hari kaki saya bentol-bentol tidak karuan akibat gigitan nyamuk rawa yang membabi buta menyerang saya. Rasanya nyamuk-nyamuk ini sudah lama haus akan darah manusia. Pasalnya karena sebelumnya daerah tempat saya mengajar adalah rawa-rawa gambut tak berpenghuni. Anehnya, diantara teman-teman seperjuangan saya hanya saya dan teman yang memiliki golongan darah O yang mengalami hal serupa.
       Kejutan berlanjut, setelah peristiwa gatal-gatal nyamuk rawa, saya demam dan flu berkepanjangan. Padahal teman-teman saya tidak mengalaminya. Suami saya bilang ini bagian dari adaptasi alam dan pembiasaan di lingkungan Boarding School. Bisa jadi demikian, karena hal itu bertepatan dengan masa-masa nifas saya. Fiuuhhh,, saya pun hanya bisa pasrah dan berupaya mengobati diri :))
       Satu hal yang membuat saya kaget ternyata air rawa gambut di daerah saya mengajar mengandung kadar asam yang lumayan tinggi. Pengaruhnya sangat besar terhadap gigi. Awalnya saya cuek dan tetap menyikat gigi seperti biasa. Dua bulan berlalu. Gigi saya mulai menampakkan perubahan. Warnanya menguning (bukan karena jigoong yaa,,) padahal saya bukan perokok maupun peminum. Lalu pelan namun pasti cenat-cenut mulai menghampiri setiap maghrib dan malam hari, membuat saya susah tidur. Puncaknya hari ini saya positif sakit gigi :'( Rasanyaaaaa sakiiiitttt sekaliii seperti pembukaan menjelang persalinan (tapi letaknya di gigi :D) 
       Pada akhirnya saya tahu bagaimana rasanya sakit gigi. cenat-cenutnya sampai kepala. Berasa migrain yang berlebihan. Yaoloooooo :'( Alhamdulillah saya dikaruniai sumai yang baik hati dan teman-teman yang careeeee :)) Baba (Panggilan saya untuk Hubby) membuat aneka ramuan untuk meredam sakit gigi saya. Sebisa mungkin kami meminimalisir antibiotik dalam tubuh kami. Jadi kami selalu mnegonsumsi jamu dan obat-obattan herbal. Baba membawa bahan ramuan dari Madura yang dikolbinasi dengan ramuan Jawa dan Banjar. This is it,, agak aneh rasanya tapi cespleng juga. Makasiy Baba :))
          Berikut beberapa tips ramuan untuk meredakan sakit gigi:
Bawang putih
Caranya, haluskan satu siung bawang putih dicampur dengan sedikit garam, kemudian tempatkan di area yang sakit. Selain itu, ada baiknya mengunyah satu siung bawang putih setiap pagi. Cara ini bisa menjaga agar gigi yang telah disembuhkan semakin kuat dan sehat.
Bawang merah
Mengunyah bawang merah selama 3 menit dinyatakan cukup untuk membunuh semua kuman di mulut dan bisa meredakan sakit gigi  dengan cara menempatkan sepotong kecil bawang merah di area gigi atau gusi yang sakit.
Jeruk limau
Jeruk limau dinyatakan bisa mencegah gigi berlubang dan gigi tanggal, pembentukan plak gigi, sakit gigi, dan perdarahan pada gusi.
Minyak Cengkeh
Cengkeh dapat mengurangi infeksi gigi karena mengandung properti antiseptik. Caranya, oleskan minyak cengkeh ke lubang gigi yang mengalami kerusakan.
Tepung lada
Campuran sedikit tepung lada dengan 1/4 sendok teh garam. Jika digunakan secara teratur setiap hari bisa mencegah gigi berlubang, napas bau, gusi berdarah, sakit gusi, dan sakit gigi. Selain itu juga bisa mengatasi masalah gigi sensitif.
Cabai Hijau
Cabai hijau secukupnya dipotong ujungnya sedikit kemudian dibakar. Setelah panas, cabai ditempelkan pada bagian gigi yang sakit secara teratur 2 kali sehari.
Avokad
Keringkan/sangrai 1 biji avokad, lalu haluskan sampai menjadi bubuk. Masukkan bubuk biji avokad ke gigi yang berlubang, lalu tutup dengan kapas.

Wednesday, March 7, 2012

Brownies Kukus


Bahan:
100 gr tepung beras merah
25 gr cokelat bubuk
½ sdt baking powder
½ sdt garam
100 gr mentega
75 gr dark cooking chocolate
75 gr gula pasir
2 btr telur
50 gr almond slice
Cara Membuat:
1. Campur tepung beras merah, cokelat bubuk, baking powder , dan garam, aduk rata.
2. Lelehkan mentega dan dark cooking chocolate  hingga leleh. Tambahkan gula pasir, aduk sampai gula larut.3. Tambahkan telur, aduk rata. Masukkan campuran tepung, aduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang muffin  yang telah diberi cup  kertas. Taburi bagian atasnya dengan kenari cincang.
5. Kukus dalam dandang panas selama 30 menit atau sampai kue matang.
Untuk 20 Buah
Tips:
- Waktu mengukus brownies, sebaiknya api jangan terlalu besar.
- Lapisi tutup dandang dengan serbet supaya air tidak menetes di atas kue.
Sumber: Tabloit Nova 

Teh Laos


Bahan:
1 lt air
5 cm laos, memarkan
3 cm jahe, memarkan
3 cm kunyit, memarkan
2 btg serai, memarkan
1 sdt teh hijau
5 sdt gula pasir
Cara Membuat:
1. Rebus air, laos, jahe, kunyit, dan serai di atas api sedang. Kecilkan api, didihkan selama 10 menit, angkat. Diamkan di dalam wadah terbuka selama 30 detik.
2. Taruh teh di dalam teko, tuangi air rebusan sambil disaring. Tutup teko, diamkan hingga hangat, saring serpihan teh.
3. Tambahkan gula pasir ke dalam teh laos, aduk rata. Sajikan hangat.
Untuk 4 Porsi
Tips:  Semua bumbu yang memiliki rasa pedas mengandung zat aktif yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dengan cara meningkatkan fungsi hati. Contohnya cabai, merica, jahe, laos, dan kencur.
Sumber: Tabloit Nova

Sayur Asem


Bahan:
2 sdm minyak goreng untuk menumis
2 lbr daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 btg serai, memarkan
200 gr labu siam, potong korek api
150 gr nangka muda, potong kecil-kecil
1250 ml santan dari 1 ½ butir kelapa
1 sdm air asam Jawa
5 bh tahu goreng siap pakai
Bumbu Halus:
4 bh cabai merah
6 bh bawang merah
2 siung bawang putih
3 btr kemiri, sangrai
garam secukupnya
Pelengkap:
5 bh lontong, potong-potong
telur balado
kerupuk kanji
bawang goreng
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai hingga harum.
2. Tambahkan labu siam dan nangka muda, aduk sampai layu.
3. Tuangkan santan dan air asam Jawa kemudian masak sambil sesekali diaduk-aduk sampai bumbu meresap dan sayur matang.
4. Masukkan tahu goreng, aduk perlahan dan biarkan tahu terendam kuah sayur. Masak sekitar lima menit lalu angkat.
5. Tata potongan lontong ke dalam mangkuk hidang, sirami sayur asem, taruh telur balado, taburkan kerupuk dan bawang goreng. Sajikan selagi hangat.
Untuk 5 porsi
Tips:
- Masukkan bahan lain setelah tumisan bumbu halus benar-benar matang agar bumbu tidak bau langu.
- Masak bumbu sambil diaduk hingga mendidih agar santan tidak ­pecah.
- Jika Anda ingin membuat sayur asem tanpa santan, tambahkan udang dan peroleh rasa asam dari nanas. 
Sumber: Tabloit Nova 

Telur Kukus Bumbu Merah

Bahan Isi:
1 sdt tepung maizena
3 btr telur ayam, kocok lepas
75 ml santan kental
1 bh wortel, potong kotak kecil
25 gr kacang polong
2 sdm santan kental
¼ sdt garam
1/6 sdt lada bubuk
1 btg serai
3 lbr daun salam
2 sdm air jeruk nipis
garam dan gula secukupnya
minyak untuk menumis secukupnya
Haluskan:
3 bh bawang merah
2 siung bawang putih
5 bh cabai merah
2 bh cabai rawit
Cara Membuat:
1. Aduk tepung maizena, santan, dan telur. Bumbui garam dan lada, lalu tambahkan wortel dan kacang polong. Sendokkan adonan ke dalam plastik es mambo. Kukus sampai matang. Potong-potong.
2. Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan serai, santan, garam dan gula, masak sambil diaduk hingga mendidih.
3. Masukkan air jeruk nipis, potongan telur kukus. Masak sambil diaduk hingga bumbu meresap.
Untuk 4 orang
Sumber:Tabloit Nova 

Tongkol Bumbu Sarden


Bahan:
1 ekor ikan tongkol, potong 5 bagian
2 bh jeruk nipis, ambil airnya
3 sdm minyak goreng
3 siung bawang putih, haluskan
1 bh bawang bombai, iris tipis
3 lbr daun salam
5 bh tomat ukuran sedang, cincang halus
3 sdm saus tomat
2 sdm saus tiram
2 sdm kecap manis
1 sdm gula pasir
Bumbu Halus:
5 bh bawang merah
5 siung bawang putih
1 bh cabai rawit
3 cm jahe
4 cm kunyit
1 sdt garam
Cara Membuat:
1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan bumbu halus, diamkan selama 15 menit.
2. Kukus ikan yang sudah dibumbui ke dalam pinggan tahan panas selama 30 menit.
3. Tumis bawang putih sampai harum, tambahkan bawang bombai dan daun salam, aduk hingga layu.
4. Masukkan sisa bahan ke dalam tumisan, aduk hingga mendidih dan tercampur rata.
5. Tambahkan ikan, aduk rata lalu hidangkan.
Untuk 5 Porsi

Sumber: Tabloit Nova 

Sup Oyong Ayam



Bahan:
1 ltr air untuk merebus
10 bh sayap ayam, potong jadi 4 bagian
2 sdm bawang putih goreng, haluskan
2 btg daun seledri
1 bh wortel, potong bentuk bulat
100 gr jagung manis, pipil
1 btg daun bawang, iris 1 cm
1 bh oyong, potong -potong
½ sdt merica halus
½ sdt garam
50 gr sohun, seduh air panas, tiriskan
Cara Membuat:
1. Rebus air dan sayap ayam, sampai empuk.
2. Tambahkan bawang putih halus, dan daun seledri. Masak sampai harum.
3. Tambahkan wortel, jagung manis, daun bawang, dan oyong, masak sampai semua bahan matang.
4. Beri merica halus dan garam, masak sampai semua bahan matang.
5. Terakhir, tambahkan sohun, masak sebentar, angkat dan sajikan selagi hangat.
Untuk 6 porsi
Tips:  Saat merebus sayap, gunakan api kecil dan tutup pancinya supaya kaldu ayam lebih terasa kelezatannya. 

Sumber:Tabloid Nova 

Tips Memilih Sepatu/Sandal CROCS Asli



Saat ini, hampir semua orang telah mengenal sepatu/sandal bermerk CROCS. Model sepatu/sandal ini begitu diminati oleh semua orang dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, remaja hingga balita, bahkan batita. Baik laki-laki maupun perempuan. Bentuknya yang unik dan pilihan warnanya yang menarik merupakan daya tariknya. Pada awalnya, CROCS diproduksi dalam bentuk sandal-sandal di pantai dan sepatu untuk para nelayan. Karena bahan dasarnya yang terbuat dari PCCR (Proprietary Closed-Cell Resin), CROCS memilki keunggulan dalam hal: 1) waterproof (Karenanya juga bebas bakteri dan jamur. Jangan lupa kalau bakteri bertanggung jawab atas bau-bau yang tidak enak); 2) Empuk dan nyaman dipakai karena terbuat dari bahan syntetic berbusa; 3) Ringan karena umumnya beratnya hanya 170 gram. Oleh karena demikian fenomenalnya jenis sepatu/sandal ini, maka sebagaimana produk-produk laris yang lain, pemalsuan akan menyertai di belakangnya. Banyak produk-produk  tiruan dengan merk CROCS yang saat ini banyak dijual secara offline (on the counter), maupun secara online. Sekilas, secara fisik produk-produk palsu/tiruan tersebut sangat mirip dengan produk CROCS yang asli. Untuk itu, agar Anda tidak salah memilih dan membeli produk CROCS asli/original dengan yang tiruan atau KW, maka berikut ini tipsanda.com akan menjelaskan Tips bagaimana memilih sepatu/sandal crocs yang asli/original, sebagai berikut:
1. Bentuk Fisik bagus/rapi/tegas. Kemudian apabila ditekan, bahan terasa kaku, tidak lembek tapi empuk.
2. Warna cerah. Pada crocs palsu/tiruan/KS warnanya cenderung lebih buram/kusam daripada warna crocs yang original. 
3. Di bagian bawah tapak tengah terdapat tulisan ‘CROCS’ (dengan huruf capital) diikuti ‘tm’ dengan huruf kecil, ‘size’, ‘www.crocs.com’, ‘boulder, colorado’ (boulder (tanda koma) colorado, bukan tanda titik) serta ‘made in’ (tergantung di negara mana barang tersebut diproduksi. Ingat, tidak ada lambang buaya sama sekali!
4. Pada bagian label kertas (hantag), tertulis jenis sepatu (misal: malindi, tideline canvas, dsb),  warna (missal: gold, khaki, silver, dsb), size (misal: W7, M7, J1-W3 atau C12/13, bukan ukuran standar Indonesia seperti 36,37,38). Dan perlu diingat bahwa label kertas (hantag) ini terdiri atas 4 lembar.
5. Pada bagian tapak bawah ujung depan, sedikit tersembunyi, terdapat huruf A-Z (Cuma satu huruf, misalnya M, N, atau B, dan seterusnya), yang merupakan kode batch produksi.

Monday, March 5, 2012

Dadar Mi Instan



Bahan
  • 2 bungkus mi instant (sisihkan bumbunya), rebus hingga matang
  • 1 buah wortel, kupas dan potong korek api
  • Sedikit kol, iris tipis sesuai selera
  • 1 buah bawang bombay, iris sesuai selera
  • 3 butir telur
  • Garam
  • Merica
  • Minyak sayur
Saus
  • 6 sdm saus tomat
  • 1 sdm saus sambal
  • 1 buah bawang bombay
  • 2 buah bawang putih
  • Garam
  • Gula
  • Merica
  • Air jeruk lemon atau dapat diganti cuka masak
  • 350 ml air
  • 1 sdm maizena, larutkan dengan sedikit air
  1. Panaskan penggorengen dengan sedikit minyak sayur.
  2. Kocok telur, masukkan mi, wortel, kol, bawang bombay, garam dan merica. Kocok hingga rata.
  3. Dadar di atas penggorengan dengan api sedang hingga matang.
  4. Untuk membuat sausnya, tumis bawang bombay dan bawang putih. Masukkan saus tomat, saus sambal, garam, gula, merica, dan air.
  5. Tambahkan air lemon. Masak hingga mendidih lalu masukkan maizena, masak lagi hingga mengental.
  6. Sajikan dadar mi dengan saus di atasnya.

Kue Apem Kukus

KUE APEM KUKUS



















BAHAN :
150 gr tape singkong yang manis, buang seratnya
150 gr gula merah, sisir halus
200 cc air kelapa
225 cc santan kental
250 gr tepung beras
2 lembar daun pandan, diikat

CARA MEMBUAT :
1. Tape singkong diremas-remas sampai halus.
2. Campur gula merah dengan tape yang telah dihaluskan dan air kelapa, aduk rata sampai halus, lalu saring.
3. Siapkan tepung beras dalam wadah, tuangi dengan air tape sedikit demi sedikit sampai kalis sambil ditepuk-tepuk kurang lebih
selama 20 menit. Tambahkan dengan santan dan diamkan selama 12 jam pada suhu yang hangat.
4. Panaskan panci pengukus. Siapkan loyang berukuran 18 x 18 cm, olesi dengan minyak goreng. Tuangkan adonan dalam loyang dan kukus
sampai matang, angkat, dinginkan.
5. Potong kue sesuai selera.

Untuk 15 potong